Workshop Bioassessment Perairan

Workshop Bioassessment Perairan

“Capung dan Hewan Air sebagai Bioindikator Kualitas Perairan”

Kalau saat ini kita sudah membeli air untuk dikonsumsi dengan harga yang masih terjangkau, Pernahkah Anda membayangkan harus membeli air untuk semua kebutuhan sehari-hari dengan harga yang mahal? Hal tersebut mungkin saja terjadi, kalau tidak mulai dari sekarang kita peduli dengan kualitas perairan kita.

Sampah anorganik, limbah rumah tangga, limbah pertanian apalagi limbah pabrik akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya populasi manusia. Semua limbah tersebut akan merusak kualitas tanah dan perairan kita. Oleh karena itu sangat penting untuk mengetahui kualitas perairan kita. Sekarang kita tidak perlu repot harus ke laboratorium untuk memeriksa kualitas perairan di sekitar kita. Secara sederhana, makhluk hidup atau biota yang hidup di lingkungan perairan juga bisa kita gunakan sebagai bioindikator kualitas perairan. Ikan, keong, sumpil, serta serangga air lainnya merupakan beberapa contohnya. Mengapa hewan-hewan tersebut dapat digunakan sebagai bioindikator? Tentu karena kadar toleransi beberapa hewan berbeda-beda terhadap pencemaran. Nah, sifat ini yang dapat kita manfaatkan untuk mengetahui kualitas perairan kita.

Bioassessment, Biomonitoring, Rapid Assessment adalah beberapa istilah yang kegiatannya meliputi eksplorasi dan identifikasi keanekaragaman kelompok hewan air tertentu, kemudian melakukan scoring berdasarkan standar tertentu. Nah, kegiatan tersebut sekarang dapat kita ikuti melalui Workshop yang diadakan oleh Biologi Pecinta Alam Sunan Kalijaga (Biolaska) bekerja sama dengan Indonesia Dragonfly Society (IDS), dan Water Forum Sunan Kalijaga. Selain untuk memperkenalkan bioassessment perairan kepada masyarakat luas, kegiatan ini juga diinisiasi dalam rangka mempublikasikan Jambore Capung Nasional 2014 di Kampus Universitas Diponegoro dan Rawa Pening Semarang.

Workshop bioassessment perairan ini akan dilaksanakan pada tanggal 3-4 Mei 2014 bertempat di Ruang Teatrikal Fakultas SAINTEK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan di Sungai Gajahwong DAS Wirokerten. Kegiatannya meliputi pematerian dan praktik di lapangan. Untuk Anda yang hobi fotografi satwa terutama capung, juga dapat mengikuti hunting bersama pada hari kedua. Kegiatan ini diharapkan dapat menambah khasanah keilmuan peserta workshop serta beramai-ramai melestarikan hewan-hewan air yang menjadi bioindikator kualitas air yang kita gunakan setiap harinya.Image

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s