Ketika Meninting itu memang penting

Istilah Meninting saya kira tidak asing bagi beberapa pengamat burung. Istilah meninting berasal dari burung Meninting. Burung dengan warna dominan warna hitam putih, yang sensitive dengan manusia, tinggal di perairan jernih, gesit dan lincah. Meninting merupakan kepanjangan dari Menulis itu Penting, entah apa hubungannya dengan filosofi burung meninting. Kurang tahu pasti saya. Istilah meninting muncul awal 2011 lalu yang berasal dari kegelisahan para pendahulu kita. Kegelisahan ini muncul ketika jurnal ornitologi kebanggan Indonesia, Kukila 94 % adalah penulis luar dan 3 % sisanya di isi kolaborasi antara penulis luar negeri dan Indonesia. Meninting (menulis itu penting) yang diusulkan oleh mas Imam Taufiqurrahman merupakan sebuah forum diskusi rutin bulanan yang berisi Rangsangan, motivasi yang terus menerus, Pengenalan terhadap berbagai media publikasi ilmiah, Kegiatan learning by doing dan Wadah berkarya (Taufiqurrahman, 2011). ya saya kira kurang lebih ngoten niku. Rasanya tidak pantas untuk mengobok-obok istilah tentang seluk beluk Meniting. Apa itu meninting, dan mengapa meninting mejadi begitu penting. kurang tahu pasti. Intinya meninting itu penting!. Toh yang paling penting adalah eksekusinya (dalam hal ini menulis, menulis dan menulis). Sementara saya sendiri belum melakukannya sama sekali. He He:D. Salah satu cara yang paling efektif dalam rangka merasang untuk menulis adalah dengan cara kompetisi menulis.

Ngomong-ngomong meninting dan kompetisi menulis. Baluran Bird Watching Competition tahun 2013 ini sedikit berbeda. Kompetisi yang sebelumnya hanya men-ceklist dan menggambar sketsa burung saja, tahun ini juga diadakan kompetisi menulis hasil pengamatan. Kompetisi menulis berupa artikel populer atau semi ilmiah. Kompetisi ini diikuti 65 peserta kategori pengamatan burung dan penulisan artikel, serta 20 peserta kategori fotografi. Kompetisi yang diikuti dari berbagai kalangan mulai smp, mahasiswa, sampai photographer professional ini berlangsung selama 4 hari, mulai tanggal 26-29 juni 2013. Hari pertama (26/06/13) briefing, hari kedua (27/06/13) pengamatan, hari ketiga (28/06/13) pengamatan dan menulis hasil pengamatan. Di hari ketiga ada yang menarik, berbeda dengan bird race sebelumnya, pada malam hari ke empat diisi materi diskusi tentang kepenulisan dan review tulisan hasil pengamatan peserta oleh Karyadi Baskoro yang biasa di panggil pak bas dan Mas Imam Taufiqurrahman. Dalam diskusi ini kurang lebih berisi bahwa menulis adalah sebuah keterampilan dan kebiasaan, jadi untuk bisa menuangkan apa yang kita alami, amati dalam bentuk tulisan memerlukan kebiasaan. “Bisa karena biasa” mungkin ungkapan ini cocok untuk memotivasi saya yang belum terbiasa dengan menulis. He ini hanya kesimpulan saya sendiri saja. Selain itu hal yang paling mendasar dalam menulis adalah Kelengkapan informasi yang akan disampikan dan keruntutannya ujar pak Bas. Sementara mas Imam menambahkan reviewer yang paling jujur adalah media massa entah electronic maupun cetak. Karena dengan reviewer media massa kita akan terbiasa dan terus belajar dari balasan-balasan dari media tersebut, entah koreksi maupun cacian. Nah kalau reviewer teman sendiri kadang-kadang tidak bisa jujur, karena banyak factor yang mempengaruhinya. Entah tidak enak mau mencacinya, atau mengkritiknya, sehingga akhirnya bilang “iya bagus-bagus”. Ya ini hanya tafsiran saya saja. Hehe. Ya kurang lebih ngoten nikulah yang disampaikan dalam diskusi malam itu.

Cangkrukan

Para juara Penulisan Artikel

969872_10151539167175963_518028598_nSelain itu, ada yang menarik dalam bird race terakhir di baluran ini, mungkin karena malam itu terakhir di rangkaian acara BBC 2013 dan berhubung panitia tidak mengadakan makrab, maka peserta melakukan makrab atas inisiatif Sitta dkk. Ksbl Pecuk ITS. Dengan alasan banyak diantara kita yang sering bertemu pas moment-moment bird race saja dan kita jarang dipertemukan untuk sekedar sharing dan saling mengenal satu sama lain. Toh banyak diantara kita ada beberapa yang belum kenal. Jadi saya kira perlu untuk dilakukan. Malam itu, di temani sesekali suara jangkrik dengan disaksikan warna-warni merah, kuning, ijo dum para peserta, kurang lebih 200 an orang berkumpul membentuk lingkaran untuk sekedar salam sapa dan salam kenal. Ya siapa tahu, barangkali ada yang berkenalan lebih jauh setelah forum ini usai. Toh sudah ada contohnya, jodoh berawal dari pengamatan burung. Upps keceplosan. Ngapunten sedoyo mawon barangkali ada yang merasa tersindir. Pisss. He He:D. Disamping perkenalan per-orangan dan lembaga, ada beberapa informasi penting yang disampaikan. Informasi pertama dari Ksbl Pecuk ITS yang dalam waktu dekat akan ada WBWR kemungkinan sekitar bulan septemberan. Informasi yang kedua dari panita PPBI (Pertemuan Pengamat Burung Indonesia) yang akan dilaksanakan di Malang besok bulan agustus-september. Serta tak lupa evaluasi saran kritik dari para peserta untuk acara BBC tahun ini dan TNB pada umumnya. Malam samakin larut sepertinya sudah tidak ada yang perlu disampaikan lagi dan nampaknya sebagian peserta sudah kelihatan kriyip-kriyip sekiranya ngumpul bareng ini ditutup.

Hari ke-empat (29/06/13), nah saya kira hari inilah yang ditunggu para peserta. Hari penentuan siapa yang pantas menyadang juara. Acara penutupan dimulai dengan sambutan-sambutan dari berbagai pejabat pemerintah yang berkepentingan. Setelah sambutan selesai giliran pengumuman. deng deng ndrendeng-deng….Akhirnya segenap rakyat Biolaska mengucapkan selamat buat para pemenang.  Dan selamat  buat para  semua peserta walaupun tidak dapat juara,  tapi lebih dari itu semua, dapat pengalaman, ilmu dan masih banyak lagi.

-FM-

Bahan bacaan:

Taufiqurrohman, I. 2011. Kurikulum Meninting.

Iklan

4 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s