Mengawali Kiprah Berkonservasi lewat Prestasi BIOLASKA dalam Bali Birdwaching Race 2011

        Bali Birdwatching Race [BBR] merupakan kegiatan kompetisi pengamatan dan identifikasi burung yang diadakan oleh Universitas Udayana, Bali. Kompetisi yang dilaksanakan pada tanggal 25-27 November 2011 di Tanah Wuk, Sangeh, Bali ini memiliki beberapa tujuan, selain sebagai salah satu metode pengenalan burung kepada masyarakat Bali dalam upaya konservasi, juga bertujuan untuk mengangkat kembali nama objek wisata Sangeh di kancah Nasional. Kompetisi ini ditujukan untuk seluruh pengamat burung Indonesia yang berkeinginan meramaikan kompetisi dalam upaya konservasi. Tidak seperti tahun sebelumnya, jumlah peserta BBR tahun ini mengalami penurunan karena hanya di ikuti oleh perwakilan pengamat burung (Birdwatcher) Jawa dan Bali, namun hal ini tidak mengurangi gengsi kompetisi karena tim yang mengikuti BBR adalah tim-tim besar seperti: PECUK dari ITS (juara 1 birding di Taman Nasional Baluran bulan Juli lalu), Bali Bird Park, Bionic UNY, Malang Eyes Lapwing, Kolibri dan lain lain. Dari UIN Sunan Kalijaga sendiri mengirimkan Tiga [3] tim unggulan yang diwakili oleh teman-teman dari TESIA (Tim Ekspedisi Ornitologi BIOLASKA).

       Kompetisi yang dilaksanakan selama 3 hari ini oleh panitia memang dikemas padat agenda. Oleh karena itu peserta benar-benar dituntut untuk konsentrasi dan fokus terhadap lomba. “Berbeda dengan kompetisi birdrace sebelumnya di Taman Nasional Baluran yang diadakan selama 5 hari sehingga peserta ada waktu luang untuk menyusun strategi lebih mantab,” tutur Nurdin yang berturut-turut mengikuti kedua kompetisi tersebut. Namun demikian tim TESIA tidak pulang dengan tangan kosong, salah satu tim berhasil menyabet Juara III. Satu pencapaian yang luar biasa dari segala bentuk pengorbanan yang telah diperjuangkan para anggota TESIA untuk sampai di ajang tersebut. Secara umum, juara I diraih oleh tim Bali Bird Park, pengelola sebuah tempat konservasi dan penangkaran burung di Bali. Juara II diraih oleh Tim Malang Eyes Lapwing dari Universitas Negeri Malang yang mendapat juara Harapan I di kompetisi Baluran Birding Competition bulan Juli lalu. Juara III ditempati oleh Tim Tesia BIOLASKA yang menempati urutan ke-10 di kompetisi Baluran. Serta satu predikat Juara Berpotensi dilimpahkan pada Tim Kolibri Universitas Brawijaya Malang. “Wajar mereka menyandang juara I karena secara ekologis dan geografis, tim Bali Bird Park sudah menang. Apalagi pekerjaan identifikasi burung-burung Pulau Bali adalah pekerjaan mereka setiap hari di tempat konservasi. Sayang juga sebenarnya, kita hanya terpaut 0,4 poin dengan Juara II karena keterlambatan pengumpulan sketsa, padahal list burung Tesia lebih Banyak dari Tim Malang,” ujar Dini, Kepala Suku Biolaska.

Komposisi skor yang dihitung adalah berdasarkan sketsa hasil pengamatan, kuis umum terkait lokasi konservasi, tebak gambar burung dan tebak suara burung. Tim juri berasal dari BKSDA Provinsi Bali, Kepala Pengelola Taman Wisata Sangeh dan Satu Dosen Biologi Universitas Udayana. “Pengalaman yang sangat berkesan dari kesempatan Tesia mengunjungi Bali adalah kultur agama Hindu yang sangat melekat di setiap sesi acara. Selain itu, walaupun keanekaragaman burung di Pulau Bali tidak jauh berbeda dengan di Pulau Jawa, namun kami berhasil menjumpai beberapa burung endemik Bali seperti Burung Cabai Lombok,” ungkap Tutut, salah satu anggota tim dari Juara III. Burung Manyar Emas yang di Pulau Jawa sudah sangat sulit dijumpai, di Bali justru menjadi hama utama tanaman padi penduduk dengan populasi yang melimpah. Tak puas dengan prestasi tersebut, Tim Tesia BIOLASKA sedang menyusun strategi untuk menghadapi kompetisi berikutnya yang diselenggarakan oleh ITS Surabaya yakni ajang WBWR (Water Bird Watching Race) pada bulan Februari mendatang.

Iklan

2 comments

  1. halo selamat pagi, sangat senang membaca tulisannya, ngomong-ngomong Bali Birdwatching Race 2016 akan diadakan bulan mei tanggal 13- 15, lokasinya pun sangat menarik yaitu di Pulau serangan, denpasar bali. Ayo kawan-kawan biolaska kami tunggu partisipasinya di ajang ini. Salam Lestari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s